Iklan

Redaksi Daily Lombok
, Maret 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-26T04:28:15Z
EkonomiHukrimLingkunganNasionalPariwisata

Selamatkan Saudari, Pria Asal Masbagik Hilang Terseret Ombak di Tanjung Bloam | Daily Lombok

Upaya pencarian korban

Daily Lombok Timur – Kabar duka menyelimuti warga Desa Masbagik Timur. Seorang pria bernama Naufal (34), yang berprofesi sebagai guru, dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata di kawasan Tanjung Beloam, Dusun Sunut, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), pada Selasa (24/3/2026).


Insiden memilukan ini bermula sekitar pukul 14.00 WITA. Korban bersama saudaranya, Luqyana Kamaria (23), sedang menikmati pemandangan di salah satu destinasi wisata dengan akses ekstrem tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, petaka terjadi saat saksi Luqyana hendak menyeberang menuju gili di area tersebut. Nahas, tiba-tiba ombak besar datang menghempas tubuhnya.


Melihat sang saudara dalam bahaya, Naufal tanpa ragu langsung berupaya melakukan aksi penyelamatan. Meski berhasil membantu Luqyana menepi, nasib malang menimpa Naufal. Ia justru terhempas ombak susulan yang lebih besar hingga terjatuh ke laut dan terseret arus deras.


Mengetahui informasi tersebut, Kapolsek Jerowaru, IPTU Abdul Hadi, memimpin langsung upaya pencarian di lokasi kejadian bersama personel Polairud Polres Lombok Timur dan Tim SAR. Namun, hingga berita ini diturunkan, keberadaan korban belum ditemukan.


Proses evakuasi dan pencarian menghadapi tantangan berat karena kondisi geografis Tanjung Beloam yang menantang seperti, Jalur Ekstrem menuju titik kejadian jauh dari jalan aspal dan hanya berupa jalan setapak yang sulit dilalui. Serta kendala komunikasi karena lokasi tersebut merupakan area blank spot tanpa jaringan internet maupun sinyal seluler, yang menghambat koordinasi cepat dan pelaporan situasi terkini.


”Tim masih melakukan konsolidasi. Penyisiran akan dilakukan melalui jalur darat maupun laut,” ungkap Kapolsek melalui Kasi Humas polres Lotim IPTU Lalu Rusmaladi, Rabu (25/03/2025).


Pihak kepolisian juga telah melakukan pengamanan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperluas area pencarian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat berkunjung ke wilayah pesisir dengan arus yang tidak menentu.


”Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu waspada terhadap perubahan arus laut dan ombak yang tinggi. Diimbau juga untuk tidak berenang atau beraktivitas terlalu ke tengah, terutama pada musim cuaca ekstrem saat ini,” pungkasnya. (tik/daily)

Terkini