![]() |
| Pengukuhan DPRT PKB KLU |
Daily Lombok Utara - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memanaskan mesin politiknya di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Melalui pengukuhan puluhan Dewan Pengurus Ranting (DPRT) di seluruh desa di KLU yang dipusatkan di Gondang, Kamis (26/3/2026), Partai besutan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ini memasang target besar yakni mempertahankan kemenangan Pemilu 2024 sekaligus membuka peluang penambahan kursi pada 2029.
Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hardian Irfani, yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, hadir langsung didampingi Sekretaris DPW PKB NTB Agus Jasmani S.IP. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran DPRT sebagai ujung tombak partai di tingkat desa.
“Hari ini kami mengukuhkan Dewan Pengurus Ranting PKB di seluruh desa di KLU. Insyaallah mereka kami beri tugas sebagai juru bicara partai di seluruh wilayah. Kami punya banyak program, baik dari DPRD kabupaten, provinsi, maupun DPR RI, yang harus disampaikan ke masyarakat,” tegasnya saat ditemui usai pengukuhan.
Menurut Miq Ari, kemenangan PKB pada Pemilu 2024 dengan raihan enam kursi menjadi modal penting. Namun, mempertahankan kemenangan jauh lebih berat dibanding meraihnya.
“Target minimal kita mempertahankan jumlah kursi. Kalau bisa, setiap dapil minimal dua kursi. Kalau itu tercapai, kita bisa tembus lebih banyak kursi. Apakah mampu? Tentu, karena kita punya program yang menyentuh masyarakat dan membantu pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, apalagi PKB saat ini berstatus sebagai partai pemenang di KLU.
“Mempertahankan prestasi itu berat. Tapi saya bahagia melihat pasukan DPC PKB KLU hari ini. Struktur sudah terbentuk, tinggal bagaimana semangat dan jiwa petarung itu terus dijaga,” katanya.
Miq Ari juga menegaskan, meski PKB tidak memiliki kepala daerah di KLU, posisi Ketua DPRD dari PKB menjadi kekuatan politik yang setara.
“Kita boleh tidak punya bupati atau wakil bupati, tapi kita punya Ketua DPRD. Levelnya setara. Karena itu kita tidak boleh kalah mental, tidak boleh minder. Kita ini pemenang,” tegasnya.
“2029 minimal kita pertahankan enam kursi, bahkan bisa naik jadi delapan. Kita punya SDM dan potensi. Jiwa petarung tidak boleh berhenti bekerja,” ujarnya.
Ia pun meminta seluruh struktur DPRT yang baru dikukuhkan untuk langsung bergerak mengejar ketertinggalan.
“Setelah dilantik, sejak saat itu kita harus bekerja keras. Rajin turun ke masyarakat, membawa program, dan menyelesaikan persoalan. PKB tidak boleh hanya muncul lima tahun sekali,” katanya.
Miq Ari juga menyoroti pentingnya strategi komunikasi politik, terutama dalam menjaga klaim program di tengah masyarakat. Banyak program di KLU justru diklaim partai lain. Ini tidak boleh terjadi. DPRT harus jadi penyambung informasi agar masyarakat tahu itu kerja PKB.
Sementara itu, Ketua DPC PKB KLU, H. Jamhur M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DPW yang dinilai membawa semangat baru bagi kader di daerah.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Ketua DPW dan rombongan. Ini memberikan motivasi besar bagi kami semua,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Waktu persiapan sangat singkat, tapi teman-teman panitia bisa bekerja maksimal,” ujarnya.
Menurut Jamhur, penguatan struktur DPRT bukan hanya soal organisasi, tetapi juga membangun kedekatan dan komunikasi antar kader.
“Kegiatan ini untuk memperkuat ukhuwah dan persaudaraan kita. Kalau tidak, kita bisa jarang komunikasi dan akhirnya melemah,” katanya.
Ia menilai kepemimpinan DPW PKB NTB menjadi inspirasi bagi kader di daerah.
“Ketua DPW memimpin seperti imam salat, penuh keseriusan. Ini harus kita hargai dan jadikan teladan untuk membesarkan partai,” pungkasnya.(tri/daily)



