Daily Lombok Timur - Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen milik Inaq WN (60) di Dusun Bila Kembar, Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (14/04/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.15 WITA tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari pengisi daya (charger) ponsel.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul saat pemilik rumah sedang duduk bersantai di teras rumah tetangganya. Secara mengejutkan, kobaran api terlihat bersumber dari salah satu tempat tidur di dalam rumah, tepat di lokasi tempat pengisian daya HP berada.
Kepala Dusun (Kawil) Bila Kembar, Kurnawan (25), menuturkan bahwa dirinya mendengar teriakan histeris warga yang meminta tolong.
”Mendengar teriakan warga, kami langsung bergerak bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat seadanya agar tidak merembet ke rumah lainnya,” ujar Kurnawan.
Mengingat lokasi kebakaran berada di pemukiman padat penduduk, warga sempat panik. Namun, aksi sigap Kawil Monek, Rasyid Ridho (34), yang segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, berhasil mencegah dampak yang lebih luas.
Satu unit armada Pemadam Kebakaran dari Pos Wilayah Pringgabaya tiba di lokasi pada pukul 18.30 WITA. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api berhasil dijinakkan sepenuhnya dalam waktu 30 menit.
Kapolsek Suela beserta tiga personel terpantau langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian awal. Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik guna menghindari bahaya susulan.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Detail Kerugian meliputi Kerusakan Bangunan bagian atap rumah permanen ukuran 6 \times 7 M habis terbakar.Kerusakan Isi meliputi Seluruh perabotan rumah tangga ludes. Estimasi Kerugian diperkirakan mencapai Rp50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah).
Kapolsek Suela mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik.
”Kami meminta masyarakat untuk lebih teliti, pastikan kabel atau alat elektronik dalam kondisi aman saat ditinggalkan, dan hindari penggunaan stop kontak yang berlebihan untuk mencegah korsleting,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif, dan pemilik rumah telah dievakuasi ke tempat kerabat terdekat.(tik/daily)




