Iklan

Redaksi Daily Lombok
, Februari 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-20T12:42:40Z
HukrimLingkunganNasionalPariwisata

Tepat Setahun Dilantik, Najmul-Kus Deklarasi KLU Sebagai Peradaban Kurma Tropis Dunia | Daily Lombok

Penandatanganan Deklarasi Peradaban Kurma Tropis Dunia

Daily Lombok Utara | 20 Februari 2026 tepat setahun Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara (Najmul-Kusmalahadi) dilantik memimpin Lombok Utara. Kini 20 Februari 2026 Najmul-Kus mencetak sejarah di gumi Tioq Tata Tunaq dengan mendeklarasikan paer Dayan Gunung sebagai Peradaban Kurma Tropis Dunia. Deklarasi ini disaksikan oleh pihak-pihak yang terkait dengan dunia perkurmaan di Indonesia seperti BRIN, BRIDA NTB, KDPA, Presiden Kurma Indonesia, berbagai kalangan akademisi dari kampus ternama Indonesia seperti Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, dan Iniversitas Gadjahmada, selain itu hadir pula dari berbagai pihak pendukung, seperti Kepala OPD dan pegiat kurma Rinjani.


Menilik sejarah beberapa tahun lalu, tanpa terduga Kurma Rinjani Lombok Utara berhasil menduduki 10 besar kurma terbaik dunia, dalam festival kurma internasional yang diselenggarakan di Abu Dhabi Uni Emirat Arab. Tepat 2025 lalu, perwakilan Kurma Rinjani kembali diundang dalam pameran kurma internasional di tempat yang sama. Hal ini menempatkan posisi Lombok Utara (Indonesia) sebagai peserta aktif perkurmaan dunia.


Menurut John Arif Munandar, atau yang akrab disapa Uwaq Dolah, pengerajin utama kurma Rinjani. Bahwa kurma Rinjani berpeluang besar menjadi kekuatan ekonomi baru, pasalnya hanya kurma Rinjani yang berpotensi mendukung persediaan kurma segar dunia di musim dingin. Diketahui kurma Rinjani dapat berbuah berkali-kali sehingga tidak bergantung kepada musim seperti di timur tengah. 


Penanaman kurma Rinjani di halaman kantor Bupati Lombok Utara

"Hal ini salah satu keunggulan kita dan mesti dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak," kata Uwaq Dolah.


Dalam wawancaranya usai deklarasi, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menegaskan, deklarasi ini merupakan momentum untuk membuat loncatan identitas bagi gumi Dayan Gunung. Tentu saja, identitas ini kemudian mesti diikuti dengan pembenahan di sektor infrastruktur dan berpotensi ke arah manufaktur.


"Tentu saja kita akan benahi infrastrukturnya pelan-pelan, dan kita pasti mengarah ke arah pengolahan seperti pembuatan pabrik produksi dan pengemasan kurma," kata Najmul.


Ia berharap momentum ini menjadikan Lombok Utara sebagai kiblat kurma Indonesia ke depan. Hal ini juga disambut baik oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui kedatangan Menteri Haji dan Umroh RI ke lokasi perkebunan kurma Rinjani tempohari. (tri/daily)

Terkini