Iklan

Redaksi Daily Lombok
, Januari 12, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-04T14:59:58Z
EkonomiNasionalPariwisataPolitik

DPRD KLU Naikkan Target PAD 2026 jadi Rp 370 Miliar | Daily Lombok

Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah

Daily Lombok Utara – DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 menjadi Rp 370 miliar. Angka ini meningkat dibanding target PAD tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 341 miliar.


Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah, Senin (12/01/2026) mengatakan, kenaikan target tersebut didasarkan pada potensi daerah yang dinilai sangat besar. Terutama dari sektor pariwisata di kawasan wisata unggulan Tiga Gili yang selama inj menjadi penyumbang utama PAD.


Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) yang keluar masuk wilayah Lombok Utara terus meningkat. Menurutnya, hal tersebut merupakan peluang besar untuk mendongkrak PAD.


“Potensi kita memang ada dan sangat besar, terutama di sektor pariwisata kawasan Tiga Gili. Akhir tahun pengunjung membeludak. Termasuk destinasi wisata di wilayah daratan KLU juga ramai dikunjungi,” ujar Hakamah.


Bahkan, menurut Hakamah, potensi PAD Lombok Utara sebenarnya bisa mencapai hingga Rp 700 miliar. Namun, realisasi tersebut masih terkendala minimnya dukungan fasilitas dan sistem pengelolaan yang optimal, khususnya pemanfaatan teknologi.


Misalnya untuk masuk ke kawasan Tiga Gili, ke depan bisa menggunakan sistem teknologi seperti e-tol agar tidak ada kebocoran. Saat ini masih banyak pintu masuk dan belum terkontrol secara maksimal.


“Ini menjadi bahan evaluasi, termasuk sektor-sektor lain di luar pariwisata,” tegasnya.


Karena itu, dia berharap, agar ke depan ada pengelolaan yang lebih profesional di pintu masuk kawasan wisata tiga Gili. Sehingga potensi penerimaan pendapatan bisa lebih besar.


“Agar ke depan kita berani mematok target PAD lebih besar,” tutupnya.


Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) KLU Tri Darma Sudiana, membenarkan adanya kenaikan target PAD tahun 2026 tersebut. Ia mengaku optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai, bahkan terlampaui.


“Pada tahun 2025, target PAD khusus di Bapenda sebesar Rp 200 miliar lebih. Realisasinya mencapai lebih dari 120 persen,” ungkap Tri Darma.(tri/daily)*

Terkini